Hai, again ! Disini saya akan memulai pengalaman kerja saya. Yang akan saya ungkapkan adalah pengalaman kerja saya yang real/nyata saya lakukan.
Bandung, 9 Februari 2012
#Jobfair UNPAR, Sabuga
Pengalaman pertama saya mencari kerja adalah ketika saya pertama kali mengikuti jobfair yang diadakan oleh Universitas Pahrayangan Bandung. Sebenarnya acara ini diadakan dua hari yaitu tgl 8-9 Februari, namun saya mengikuti hari yang kedua karena saya masih harus menyelesaikan administrasi kampus. Namun, saya terus bbm-an sama teman saya untuk mengetahui perusahaan-perusahaan apa aja yang ada disitu. Sekali lagi kita harus aktif melihat potensi perusahaan yang ada. Lalu esoknya saya pun datang kesana, saya menggunakan setelan kemeja dan celana bahan yang rapi. Dan sampai disana agak syok ternyata banyak yang pakai jeans. Tips yang diperlukan ketika ke jobfair adalah
#1. Bawa banyak CV, fotokopi skl transkrip dll, foto dan foto kopi ktp kalau bisa lebih dari 6 kopian. Karena dipastikan disana pasti anda kalap buat masuk-masukin ke semua perusahaan.
#2. Bawa alat tulis. Disana pasti kita bakalan banyak isi form sana sini jadi penting banget bawa pulpen dan alat tulis lainya termasuk cliper dan hekter.
#3. Ga usah bawa map banyak, 1 atau 2 saja cukup. Soalnya map ga diperluin di jobfair, nanti CV kita akan dikumpulkan kolektif dengan jobseeker lain.
Oke, balik ke cerita awal. Jobfair Unpar ini tergolong kurang ramai. Tapi ga tau juga sih saat hari pertama ramainya gimana, tp yang pasti pas saya datengin agak sepi gitu. Pas mau masuk kita mesti bayar seharga Rp 10.000 lalu tangan kita dicap. Setelah masuk mulai deh saya mencari dan memilah-milah perusahaan mana saja yang mau dimasuki. Kemarin yang saya ingat ada macam-macam. Ada Astra International, Holcim, Bank-bank, Ranch market, trus asuransi-asuransi gitu. Tapi memang kebanyakan lebih ke arah finance kurang ke teknik. Lalu saya cuman masukin ke Ranch Market, Holcim dan Bank Niaga. Nah, dijobfair kita juga harus antisipasi apabila dilakukan tes langsung. Seperti yang saya alami. Ketika saya isi form untuk Ranch Market ternyata saat itu pula saya harus tes TPA atau Skolastik.
#Pengalaman tes pertama
#Ranch Market
Sebelumnya kalo pada ga tau Ranch Market, Ranch market adalah supermarket yang emang sasarannya adalah orang-orang menengah keatas. supermarket ini memiliki home base di jakarta dan surabaya.
#Tes 1 : Tes TPA
Saya langsung dibawa ke suatu ruangan yang dimana banyak orang juga yang mau ikutan tes. Jadi tes ini biasa disebut Tes TPA. Dimana mirip dengan psikotes tapi soalnya lebih dikit, random dan cuman butuh waktu 45 menit aja. Isinya : Deret matematis, Verbal, Kata-kata, Logika, Lawan dan persamaan kata, dan sedikit itung-itungan. Nah setelah kita selesai dengan tes itu, nanti akan ada pengarah yang merupakan HR dari Ranch Market itu dan memberi tahu apakah kita lolos atau tidak. Jadi, setelah kita tes, hasil tes langsung diperiksa dan diumumkan siapa ja yang lolos didepan mata kita. Alhamdulillah, saya lolos tes psikotes tersebut. Lalu, diumumkan juga untuk tes tahap berikutnya yaitu Interview akan diadakan hari Kamis minggu depannya di UNPAR.
#Tes 2 : Interview
Saya interview pukul stgh 10 pagi. Namun saya datang jam 9 pagi. Ya, sebagai jobseeker yang baik kita harus selalu ontime atau lebih cepat datangnya. Karena itu merupakan nilai plus untuk perusahaan. Saya sudah sampai ditempat interviewnya, dan ternyata waktunya ngaret. Pelamar yang lain yang seharusnya diinterview mulai jam 9 namun harus mulai jam stgh 10 pagi. Dan ternyata yang diinterview sekitar 50 orangan, namun dibagi tiap shiftnya. Saya sempat jiper namun saya tetap optimis. Lalu akhirnya saya masuk jam 10 pagi. Berikut pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan :
- Introduce yourself
- Ortu, abang, adek kerja dimana
- Anak keberapa dari berapa saudara
- TA-nya apa
- Kenapa ambil jurusan ini dulu ketika masuk kuliah
- Lebih suka ke IT atau ke Engineer
- Kuliah organisasiny apa aja
- Trus kan saya pake jilbab, ditanya mau ga kalo lepas jilbab kalo udah kerja nanti, tapi pas kerja aja, kalau diluar kerja gapapa. Alasanya adalah karena adanya ISO.
Nah, setelah menjawab semua pertanyaan. Dan saya paling ga srek sama pertanyaan terakhir. Dan tegasnya saya menjawab tidak, terima kasih saya keberatan. Akhirnya interview itupun selesai. Dan dari saat itu saya sudah tau saya ga bakalan diterima dan saya juga jadi ogah untuk menerimanya. Daan ternyata benar, sampai sekarang saya tidak pernah di sms atau ditelpon lagi untuk ikut tes tahap selanjutnya. Sekali lagi, hidup itu pilihan. Dan untuk melepas jilbab mending saya cari kerjaan lain. Insya Allah pasti ada yang lebih baik dan lebih bermanfaat dan itu Alhamdulillah kewujud :)
Mungkin segitu dulu pengalaman cari kerja saya untuk yang pertama kalinya. Nantikan posting-posting berikutnya :D















